HMI Sumut Gelar Seminar Nasional Bahas Aerotropolis - Jalosi.net | Jalur Otoritas Informasi

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 15 Desember 2018

HMI Sumut Gelar Seminar Nasional Bahas Aerotropolis

Sumatera Utara, jalosi.net - Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara menggelar Seminar Nasional dengan tema 'Sumatera Utara Aerotropolis 2024, Bisa!!!' bertempat di Digital Library Universitas Negeri Medan, Kamis (13/12/2018).

Ketua Umum Badko HMI Sumatera Utara Muhammad Alwi Hasbi Silalahi menjelaskan, seminar nasional tersebut dilakukan sebagai upaya menggelorakan kembali wacana konsep Aerotropolis di Sumatera Utara.

"Konsepsi Aerotropolis bukan barang baru yang dimunculkan. Empat tahun yang lalu, ketika Bandara Kualanamu dibangun, rencana ini sudah ada," kata Alwi disela acara.

Dirinya menjelaskan, penting bagi masyarakat Sumatera Utara, khususnya generasi muda untuk mendorong konsepsi Aerotropolis sebagai langkah pembangunan nasional di provinsi terbesar ketiga indonesia tersebut.

"Selain pembangunan infrastruktur yang saat ini tengah berlangaung di berbagai wilayah di Indonesia, Aerotropolis akan menjadi solusi bagi perekonomian Sumatera Utara," ujarnya.

Secara geografis, sambungnya, wilayah Sumatera Utara sangat strategis sebagai pintu gerbang perdagangan dunia. Secara sosiokultur potensi yang ada akan terkoneksi dengan adanya Aerotropolis di Bandara Kualanamu.

"Sumatera Utara ini gerbangnya Indonesia bagian Barat. Pengembangan sektor maritim seperti pelabuhan Kuala Tanjung, Pelabuhan Seimangke dan jalan Tol menjadi modal menuju Aerotropolis pada tahun 2024," ungkapnya.

Dirinya menilai konsepsi tersebut akan menjadi sumber pendapatan daerah jika dikelola dan disambut baik oleh pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Apalagi, tambahnya, status Kaldera di Danau Toba akan menjadi pusat wisata dunia yang akan berdampak pada perekonomian masyarakat di kawasan Danau Toba.

"Aneh kalau kita lihat saat ini, dengan status provinsi terbesar nomor tiga di indonesia, tapi APBD hanya Rp 15 triliun. Sangat jauh bila dibandingkan dengan DKI Jakarta yang sudah puluhan triliun," tukasnya.

Hadir sebagai pembicara, Direktur Komersil dan Pengembangan Bisnis PT Angkasapura II Daan Achmad, Anggota DPR RI Komisi III Hinca IP Pandjaitan, dan mewakili Rektor Universitas Negeri Medan hadir Wakil Rektor II Dr. Restu M.si. (R/jalosi/ist/muh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad