Mesuji, jalosi.net - Demi mewujudkan data statistik yang sehat, Badan Statistik Kabupaten Mesuji menggelar Fokus Group Discussion (FGD) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Mesuji pada Rabu 20 Agustus 2025, FGD berlangsung di Aula Tabek Oy, kantor Bupati Lantai III, dibilangan Desa Wiralaga Mulya.
Menurut Kepala BPS Kabupaten Mesuji, Sunarto, S.,Si., M.,SE, mengatakan, digelarnya FGD merupakan bentuk keseriusan BPS dalam memperbaharui data Statistik setiap saat dan kolaborasi antara BPS dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta kementerian lembaga dalam meningkatkan kualitas data statistik sektoral di Kabupaten Mesuji.
"Ya, selama ini sudah kita lakukan dala menghimpun data statistik sektoral, akan tetapi BPS selalu mengedepankan dan meningkatkan data yang sehat, sehingga dapat terjadi Satu data secara nasional, "kata Sunarto, Kepala BPS Mesuji itu saat di konfirmasi usai acara.
Tidak hanya itu, Sunarto juga mengatakan, FGD tentu saja untuk meningkatkan peran sektoral dalam menginput data dengan metode yang baik, seperti Sensus berkala, Survei dilapangan dan tentunya membuat agen statistik, serta membangun jaringan komunikasi yang baik guna komunikasi dan pembinaan, sehingga data dapat di verifikasi dengan baik.
"Dengan data statistik sektoral yang baik dan sehat tentu menjadi acuan dan dukungan perencanaan pembangunan berkelanjutan dan berkualitas, "kata Sunarto.
Dalam menghimpun data memiliki dasar hukum yakni, Perpres 39/2019 tentang Satu Data Nasional dan Perbup No 51/2021 tentang penyelenggaraan Satu Data Indonesia Kabupaten Mesuji, dan PP Nomor 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik.
Pada kesempatan yang sama, Najmul Fikri, Pj. Sekda Mesuji itu mengatakan, "Tata Kelola Data Statistik Sektoral akan menjadi sejalan, sesuai dengan tugas, pokok, dan fungsi masing – masing dalam Forum SDI. Setiap OPD sebagai produsen data pasti, memiliki data sektoral yang dikumpulkan, baik dengan metode survei, pencacahan lengkap, ataupun kompilasi produk administrasi. Data tersebut harus dimasukkan dalam SIPD dan dilakukan verifikasi oleh Walidata dan Pembina Data Daerah. Dalam hal verifikasi tersebut maka setiap kegiatan statistik sektoral tersebut wajib melampirkan metadata.
Untuk itu, Pemerintah Daerah dan BPS melalui Forum Satu Data Indonesia Kabupaten Mesuji terus berkoordinasi dan berkolaborasi untuk tetap berkomitmen menyajikan data-data yang akurat, terupdate, dan berkualitas untuk kemajuan Kabupaten Mesuji ke arah yang lebih baik, "kata Najmul Fikri, Pj. Sekda Mesuji itu. (R/er)
No comments:
Post a Comment